BerandaBeritaDapat 5 Stel, Ini Anggaran Baju Dinas DPRD DKI Jakarta

Dapat 5 Stel, Ini Anggaran Baju Dinas DPRD DKI Jakarta

- Advertisement -

DUO AISHA – Sekretaris DPRD DKI Jakarta Firmansyah menyatakan anggaran pengadaan baju dinas anggota dewan senilai Rp1,7 miliar sama seperti tahun lalu. Dia menyebut rencana pengadaan baju dinas untuk anggota DPRD pun sudah masuk di dalam e-budgeting yang bisa diakses semua pihak.

“Bicara masalah angka anggaran itu sudah ada di budgeting. Kita tuangkan karena sudah masuk perencanaan,” kata Firmansyah sebagaimana ditulis cnnindonesia.com yang dikutip dari website resmi DPRD, Kamis (31/3).

Firmansyah pun menegaskan pengadaan baju dinas dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar sudah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Baca Juga:

  1. Sidang Isbat 2022 dan Jadwal Penetapan 1 Ramadhan 1443 H
  2. Xiaomi Redmi Note 11, Smartphone dengan Kamera Terbaik
  3. 10 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Terbaru 2022
- Advertisement -

Pasal 12 PP tersebut menjelaskan bahwa pakaian dinas dan atribut Pimpinan dan Anggota DPRD mendapat lima setel yang terdiri dari dua pakaian sipil harian, satu pakaian sipil resmi, satu pakaian dinas harian lengan panjang, dan satu pakaian yang bercirikan khas daerah setiap tahun.

“Saya tegaskan bahwa Rp1,7 miliar ini untuk 106 pimpinan dan anggota, serta masing-masingnya mendapat lima setel,” katanya.

Ia merinci harga masing-masing baju dinas tersebut, yakni Rp4,9 juta untuk dua setel pakaian sipil harian, Rp2,7 juta untuk satu setel pakaian dinas harian lengan panjang, Rp3,6 juta untuk satu setel pakaian sipil resmi, dan Rp3,6 juta untuk pakaian khas daerah.

“Itu sudah termasuk ongkos jahit. Sedangkan bahan baju dinasnya menggunakan wol,” katanya.

Penganggaran untuk pengadaan baju dinas DPRD DKI Jakarta tertuang dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan LKPP. Pemprov DKI menamakn paket tersebut dengan Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut DPRD.

Jadwal pemilihan penyedia proyek dimulai Mei 2022 dengan metode tender. Pagu senilai Rp1,75 miliar.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, buka suara ihwal anggaran Rp1,75 miliar untuk pengadaan baju dinas dan atribut anggota DPRD DKI Jakarta. Menurut Riza, pengadaan baju dinas itu sudah diatur sesuai ketentuan.

Riza mengaku belum mengetahui secara rinci anggaran tersebut. Kendati demikian, ia memastikan bahwa anggaran tersebut sudah melalui pembahasan.

“Saya kira apapun itu, kalau memang ada usulan dari DPRD terkait baju dinas saya kira pasti sudah diatur ketentuannya,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Rabu (30/1).

Menurut Riza, pihak eksekutif dan legislatif juga sudah membahas sejauh mana urgensi pembelian baju dinas tersebut. Hal itu lantaran, anggaran tersebut sudah disetujui.

“Kalau sudah dibahas disetujui, nanti kita lihat di Kemendagri. Kalau memang disetujui saya kira sudah sesuai,” paparnya.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan Rp1,75 miliar untuk pengadaan baju dinas dan atribut anggota DPRD DKI.

Hal itu diketahui dari situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan LKPP, yang diakses pada Selasa (29/3). Paket tersebut diberi nama Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut DPRD.

Sementara itu, diakses dari laman apbd.jakarta.go.id, anggaran miliaran rupiah itu diperuntukkan beberapa jenis baju. Pertama, pakaian sipil harian (PSH) sebanyak 212 setel. Harga per setel Rp2,4 juta dan pajak Rp52 juta. Total anggaran Rp582 juta.

Lalu, untuk pakaian dinas harian anggota DPRD sebanyak 106 setel. Harga per setel Rp2,7 juta dan pajak Rp28 juta. Total anggaran Rp 316 juta. Kemudian untuk pakaian sipil resmi sebanyak 106 setel. Harga per setel Rp3,6 juta dan pajak Rp38 juta. Total anggaran Rp423 juta.

Ada juga untuk jasa analisa laboratorium sebanyak tiga sampel. Harga per sampel Rp396 ribu dan pajak Rp118 ribu. Total anggaran Rp1,3 juta. Terakhir, pakaian sipil resmi sebanyak 106 setel. Harga per setel Rp3,6 juta dan pajak Rp38 juta. Total anggaran Rp423 juta.[]

- Advertisement -
Ikuti berita terbaru di Google News

kabar terbaru

kabar khusus